Garut Zero Waste Ingin Pengelolaan Sampah Masuk Kurikulum Pendidikan (Sekertaris Garut Zero Waste saat diwawancarai) GARUT – Garut Zero Waste (GZW) Komunitas peduli sampah berharap pengelolaan sampah di Kabupaten Garut bisa masuk ke dalam kurikulum pendidikan. Komunitas yang berdiri sejak 2019 itu mempunyai keresahan akan banyaknya titik sampah di jalanan. Banyak masyarakat dari mulai anak-anak hingga orang dewasa yang membuang sampah begitu saja. Sekretaris Garut Zero Waste, Rachmiawati mengatakan, dari keresahan itulah pihaknya pun mulai mendirikan komunitas Garut Zero Waste. Dan untuk perjuangan melawan kebiasaan buruk membuang sampah ini, menurutnya harus dimulai dari pendidikan. Lihat Juga! “Pendidikan tentang sampah ini yang kami harapkan ini menjadi bagian dari program kurikulum di sekolah dari mulai PAUD, TK, SD, SMP, SMA bahkan di Perkuliahan,” Ujar Rachmiawati saat diwawancarai di sekretariatnya di jalan Perum Abdi Negara, Desa Sindanggalih, Kecamatan Karangpawitan, Kab...
Postingan populer dari blog ini
Alysa Pramudita Shiami
Alysa Pramudita Shiami Lahir di Garut , Selasa 28 Maret 2023, Alysa yang jika dilihat dari bahasa yunani yg berarti "Putri", dan dari bahasa jerman berarti "petarung yang terkenal". Kemudian Pramudita dalam bahasa Indonesia berarti "bijaksana" Shiami dalam islam memiliki makna bulan puasa, yang mana memiliki banyak kata lain seperti shaum, siyam, dan lain lain.. Kata shiami digunakan karena putri yang lahir ini bertepatan dengan puasa 1444H hari ke 6 pukul 18.40 Wib Kenapa tidak memilih kata lain, seperti shanum?
Dokumentasi HUT RI
DOKUMENTASI 17 AGUSTUS 2021 Situ Bagendit-Garut Dokumentasi hari peringatan Kemerdekaan Republik Indonesia yang jatuh pada hari Selasa tanggal 17 Agustus 2021. Acara ini Diselenggarakan oleh pemuda sekitar bersama team dari CV.JALUPANG MAMPRANG, Disponsori oleh Kepala Desa setempat dan berbagai UKM.
Cantikk 😍
BalasHapus